Selasa, 03 Februari 2026

FATAMORGANA


 

















    


 Aku bagaikan jiwa yang berjalan dalam untaian kaca yang tak berujung. Menggenggam raga dan bersandar pada nafas yang mulai hilang. Pedihnya mata tak sepedih hati yang menopangku berulang kali tuk berdiri. Hembusan angin malam yang dingin tak membekukan jiwa ini, rembulan yang menemaniku berjuang seakan bosan mendengar celotehan dari mulut yang hampir mati. Aku jiwa yang berkelana pada masa depan yang belum pasti. Aku jiwa yang mengundi nasib dengan doa dan usaha. Aku jiwa yang meminum air mata dalam perjalanannya. Aku jiwa yang mengikat perut demi isi otak yang kenyang. Aku jiwa yang mati rasa akan cinta yang tak ada faedahnya. Aku jiwa yang mulai sadar bahwa uang adalah segala-galanya. Aku jiwa yang menyadari aku hidup sendiri dan mati juga sendiri. Aku jiwa yang berpegang teguh pada Tuhanku Yang Maha Segalanya. Aku jiwa yang tuli tak menghiraukan cacian merdu dari mulut pada pendusta. AKU BERJANJI AKAN MENCITAI DIRI INI APAPUN YANG TERJADI DIDEPAN SANA. AKU BERJANJI AKAN MENJADIKAN HARTA DAN ILMUKU UNTUK MEMBANTU MANUSIA YANG PERNAH ADA DIPOSISIKU. AKU MANUSIA YANG PERCAYA TUHANKU AKAN BERSAMAKU DALAM SUKA MAUPUN DUKAKU. AKU ANAK MANUSIA BERJANJI AKAN HIDUP LEBIH LAMA LAGI DAN LEBIH BAHAGIA SERTA MENEBAR BANYAK MANFAAT PADA ANAK-ANAK MANUSIA YANG LAINNYA.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Foto Random

   FOTO-FOTO INI AKU DOKUMENTASIKAN UNTUK BEBY WULANSUCI DAN HANYA BEBY SENDIRI YANG TAU ARTINYA. AKU MENCINTAIMU SANGAT MENCINTAIMU. JIKA...