Rabu, 07 Januari 2026

Hari Terakhir di Asrama

     Tak terasa waktu ini akhirnya tiba. Kami harus meninggalkan asrama ini. Dimulai dari kak A yang harus terlebih dahulu keluar asrama, karena ia sekarang sudah koas. Saat itu suasana sudah mulai sepi karena kami yang tadinya selalu tidur berempat sekarang harus tidur bertiga saja. Dan perasaan sepi itu sangat terasa bagiku, karena kedua temanku yang lain mereka memiliki teman-teman yang lain, jadi setiap sore mereka memiliki kegiatan, acara atau belajar bersama dengan teman-teman mereka, sedangkan aku hanya diasrama saja bersama kak A.

    Lalu waktu terus berganti hingga akhirnya temaku P juga sudah mendaptkan kosan yang baru dan akhirnya pindah dari asrama. Kamar ini mulai sepi tak seramai dahulu, P yang memiliki banyak cerita dan menghidupkan suasana kamar sekarang sudah membawa jiwa semangatnya pergi dari asrama ini.

    Hingga akhirnya tiba saatnya aku yang pergi, awalnya kukira aku akan tinggal di asrama ini hingga lulus kuliah. Tapi ternyata jalan takdir tak ada yang tahu, aku akhirnya pindah ke kosan karena aku harus tinggal bersama adiku. Ada rasa sedih, senang saat meninggalkan asrama. Sedih karena aku ingat sekali dahulu pertama kali datang ke asrama ini seorang diri dan saat membuka pintu ternyata sudah disambut teman kamarku P dan F yang menyambutku dengan hangat. Dan perasaan bahagia karena aku sudah tak merasakan dinginnya kamar ini lagi. AC dikamar kami sangat-sangat dingin dan posisi kasurku tepat di depan AC, jadi bagi tubuhku yang tak kuat dingin ini benar-benar menyiksa. Apalagi selama di kedokteran harus belajar malam untuk menyelesaikan tugas dan belajar mandiri, jadi aku tak kuat belajar di dalam kamar ini.

    Aku berpamitan dengan temanku F kami berpisah dengan terlebih dahulu berjalan-jalan ke pantai Nongsa. Ini cara kami berpisah, karena aku ingat sekali dahulu kami berdua setiap malam selalu berjalan-jalan hanya di sekitar asrama saja, karena kami tak memiliki kendaraan. Saat itu kami berjanji siapapun diantara kami berdua yang memiliki kendaraan maka harus mengajak ke pantai. Dan syukur alhamdulillah ternyata Tuhan menitipkan rezeki kepadaku sehingga aku memiliki motor, tapi karena waktu dan lain sebagainya janji itu tak pernah kutepati. Dan sekarang aku menepatinya dengan mengajak temanku F jalan-jalan ke pantai yang ada di Nongsa. Aku berterima kasih kepada F karena sudah mengajariku memasak terong, dan labu siam saat diasrama. Dan terima kasih sudah menjadi teman kamar yang sangat-sangat baik. 

    Untuk satu tahun di asrama ini aku sangat menikmatinya. segala hal pahit manis di kehidupan kita sesungguhnya tak lain untuk mengajari kita bagaimana caranya untuk menjadi seorang manusia. Dari asrama ini juga aku belajar caranya bersyukur dan menerima segala hal tak harus selalu berjalan sesuai dengan keinginan kita. Terima kasih Kak A, terima kasih P dan terima kasih F untuk senang, sedih yang sudah kita lewati  satu tahun ini. Sekali lagi aku ucapkan terima kasih kamar 16 lantai 3, 2023.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pulau Sembulang, Galang, Kota Batam

    Kepulauan Riau memiliki banyak sekali pulau-pulau indah di dalamnya. Salah satu alasanku mengambil universitas di Batam adalah karna ini...