Jumat, 02 Januari 2026

Sirkumsisi

    Kegiatan ini dilakukan jauh sebelum aku mengenal volunteer. Saat itu Tim Bantuan Medis membuka pendaftaran untuk umum khusus mahasiswa kedokteran untuk ikut serta dalam kegiatan mereka yaitu sirkumsi. Lagi-lagi entah sudah berapa banyak biaya yang dikeluarkan kakak, kakak mengizinkanku untuk ikut kegiatan ini bahkan membayarkan biaya pendaftaran dan juga membelikanku alat-alat yang berguna untuk kegiatan ini. Aku ucapkan beribu-ribu terimakasih semoga suatu saat aku bisa membalas kebaikan kakak yang begitu banyak ini.
Pemberian dari kakak

    Sebelum hari H kami diminta berkumpul untuk pengenalan dan pematerian. Saat itu kami diajari bagaimana cara memegang alat-alat yang baik dan benar, diajari macam-macam alat sunat dan bagaimana nanti kami disana harus bersikap juga diarahkan. Lalu akhirnya waktu yang ditunggupun tiba. Kami sampai di salah satu SD yang ada di Kota Batam, kami disambut dengan anak-anak yang menunggu kedatangan kami. Disana kami berpencar, sebagaimana tugas yang sudah diberikan kepada kami, ada yang menjadi pendamping dokter, konsumsi, dokumentasi, mencuci alat-alat yang sudah digunakan dan masih banyak lagi. 
    
    Karena saat itu aku bukan anggota TBM dan hanya pendaftar umum jadi aku diberi tugas mendampingi kakak yang menjadi pendamping dokter, tugasku hanya melihat, membantu menyiapkan alat dan menenangkan adik yang ingin disunat. Saat itu ada yang lucu, karena ini pertama kalinya aku ikut serta dalam sunatan masal jadi ini juga kali pertama aku melihat hal yang tak pernah kulihat sebelumnya. Entah mengapa saat itu tanganku tremor dan bergetar dengan sendirinya bahkan sulit sekali aku hentikan, hingga dokter yang sedang melakukan tindakan sunat ikut menenangkanku. Aku diberi kesempatan untuk menjahit bekas sunatan tadi, tapi karna aku masih syok dan anak yang kami lakukan tindakan nangis sedari tadi aku tak tega untuk melakukan tindakan, padahal jika saat itu aku mencoba mungkin itu adalah pengalaman yang sangat berkesan dalam hidupku. Tapi tak apa aku yakin  kedepanya aku akan bisa dan mencoba berani menjahit luka pasien.

    Dan dari kegiatan ini juga aku akhirnya tertarik dengan TBM tadinya aku hanya ingin menjadi mahasiswa kupu-kupu dan tak ingin ikut kegiatan kemahasiswaan, tapi karena solidaritas dan kekompakan mereka aku jadi tertarik ikut organisasi ini. Semoga aku diterima menjadi bagian keluarga ini aamiin.
11 November 2023


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pulau Sembulang, Galang, Kota Batam

    Kepulauan Riau memiliki banyak sekali pulau-pulau indah di dalamnya. Salah satu alasanku mengambil universitas di Batam adalah karna ini...